Categorised Posts

Adik Wanita Wartawan Dipukul, Penanganan Polres Bantaeng Disorot: Jangan Ada Kesan Perkara Dibiarkan!

ASWARJAYAGROUP, BANTAENG — Dugaan kekerasan terhadap seorang perempuan yang diketahui merupakan adik kandung seorang wartawan kini tidak hanya menjadi sorotan karena tindakan kekerasan yang dialami korban, tetapi juga terhadap penanganan perkara oleh Polres Bantaeng yang dinilai masih minim.

Redaksi PT AJG beserta jajaran mengutuk keras dugaan kekerasan tersebut. Apapun alasannya, tindakan semena-mena yang berujung pada kekerasan terhadap perempuan tidak dapat ditoleransi dan harus diproses secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Korban, Riska, sebelumnya telah menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke Polres Bantaeng. Dalam laporannya, korban menyebut Virgo diduga merampas telepon selulernya. Saat korban berusaha mengambil kembali ponsel tersebut, terlapor diduga melakukan pemukulan ke bagian wajah hingga mengenai bibir korban.

Akibat kejadian itu, korban disebut mengalami luka robek pada bagian bawah bibir.

Namun, setelah laporan dibuat, penanganan perkara tersebut dinilai masih minim dan belum menunjukkan keseriusan sebagaimana yang diharapkan korban maupun keluarga. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai sejauh mana langkah hukum telah dilakukan aparat untuk mengungkap perkara tersebut secara terang.

“Apapun alasannya, kekerasan terhadap perempuan tidak boleh dianggap persoalan sepele. Kalau laporan sudah dibuat dan korban mengalami luka, tentu harus ada langkah penanganan yang jelas, transparan dan terukur,” tegas Aswar.

Sorotan menjadi semakin serius lantaran korban merupakan adik kandung seorang wartawan. Menurut Aswar, aparat harus memastikan tidak muncul kesan bahwa perkara tersebut berjalan lamban atau justru dibiarkan tanpa kepastian.

“Serang keluarga insan pers tak boleh menjadi alat bungkam suara wartawan! Jika kekerasan terhadap keluarga wartawan terjadi dan penanganannya minim, ini bisa menimbulkan persepsi adanya intimidasi tidak langsung terhadap insan pers,” ketusnya.

Ia meminta Kapolres Bantaeng memberikan perhatian serius dan memastikan jajarannya menangani laporan tersebut secara profesional. Pemeriksaan terhadap korban, terlapor, saksi, bukti pendukung serta hasil pemeriksaan medis dinilai penting untuk mengungkap fakta sebenarnya.

“Jangan sampai masyarakat melihat hukum hanya tajam kepada masyarakat kecil, tetapi tumpul ketika menyangkut pihak tertentu. Kami meminta Polres Bantaeng membuktikan bahwa setiap laporan masyarakat mendapat perlakuan yang sama di hadapan hukum,” tegas Aswar.

Redaksi PT AJG dan jajaran berharap kasus tersebut segera mendapatkan kepastian hukum. Jangan ada lagi Riska-Riska lainnya yang menjadi korban kekerasan, kemudian harus berjuang sendiri mencari keadilan.
Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Read Documentation